09
Feb
10

SEBUAH PIRING KAYU

Disebuah keluarga, ada seorang kakek tua yang hidup bersama anak, menantu dan seorang cucu laki-laki. Penglihatan si kakek sudah kabur. Ia sudah tidak dapat mendengar dengan baik. Lututnya sudah mulai bergetar.
Jika ia duduk dekat meja makan, ia tidak dapat lagi memegang sendok. Kadang-kadang ia lupa pula sup di atas taplak meja. Dari dalam mulutnya selalu saja sup itu mengalir lagi keluar.

Anak laki-laki dan menantu perempuannya merasa jijik dengan hal itu. Oleh sebab itu kakek tua itu akhirnya duduk sendirian di sudut, di belakang sebuah tungku api. Mereka memberi makan hanya dengan mangkok yang kecil. Ia sering tidak mendapat makan dan minum yang cukup dan tentu saja ia tetap
lapar dan haus. Ia melihat apa saja yang ada di meja makan dengan sedih, selanjutnya keluarlah air matanya.

Suatu ketika jemarinya yang sudah tua tidak dapat lagi memegang mangkuk. Mangkuk itu jatuh dan pecah. Menantu perempuannya mengumpat dan mencaci-maki. Tapi, kakek tua itu tidak berkata sedikit pun. Ia membiarkan
semuanya terjadi. Lalu Menantunnya itu membelikannya sebuah piring yang terbuat dari kayu dengan harga yang tidak terlalu mahal. Kini dengan piring kayu itu kakek tua itu harus makan. Piring kayu ini dapat membuat si kakek tua lebih tenang karena tidak dapat pecah.

Suatu hari cucunya yang masih berumur empat tahun mengumpulkan batang-batang kayu di tanah.

“Apa yang sedang kamu buat, Nak ?” tanya ayahnya.

“Saya sedang membuat sebuah piring kayu ,” jawab anaknya polos, “dengan piring ini ayah dan ibu akan makan, jika nanti saya sudah besar.”

Sejurus kemudian ayah dan ibunya saling bertatapan dan mereka mulai menangis. Sejak kejadian itu mereka selalu memapah sang kakek tua ke meja makan, untuk makan bersama. Jika ia lapar atau haus, mereka segera membawakan makanan dan minuman untuknya. Mereka tidak berkata apa-apa, ketika sedikit saja makanan atau minuman tumpah ke lantai.

Semoga cerita ini bisa menjadi pengingat bagi kita, bahwa seberapa menjengkelkan, menyebalkan bahkan lebih buruk dari itu perasaan kita thd orang tua kita…..ketahuilah bahwa mereka-lah orang yang telah melahirkan kita.

08
Feb
10

40 amalan “ringan” pembuka pintu surga

Ada 40 amalan “ringan” yg sebenarnya berat/besar di pandangan Allah SWT, kebanyakan diambil dari H.r. Bukhari …

1. Bersedekah Susu (amalan “ringan” yang tertinggi)
2. Menyingkirkan Gangguan dari Jalan
3. Memberi Minum Binatang
4. Menjenguk Orang sakit
5. Mengunjungi Saudara sesama muslim yang sakit
6. Santunan Kecil kepada orang lain
7. Memerintahkan kebaikan dan mencegah Kemungkaran(kejahatan)
8. Berbuat baik kepada orang yang lemah akal
9. Menolong orang yang terzalimi
10. Menahan diri dari menyakiti orang lain
11. Mengatakan kebaikan
12. Bersikap mudah dalam membayar dan menagih utang
13. Memberikan kemudahan dalam berjual beli
14. Memberi tangguh (tolerir) kepada orang lain
15. Membebaskan sisa pembayaran
16. Menutup aib seorang mukmin (dengan tindakan pasif aja gan)
17. Bertakziyah kepada sesama Muslim
18. Mengajarkan beberapa kata (yang berguna) kepada orang lain
19. Menyingkirkan kotoran dan gangguan dari masjid
20. Memasukkan kegembiraan dalam hati seorang mukmin
21. Memulai ucapan salam
22. Menjawab salam (wajib kifayah gan)
23. Berjabat tangan
24. Mencurahkan nasihat
25. Berterima kasih kepada orang lain
26. Memberikan maaf kepada yang bersalah
27. Mendoakan saudara sesama muslim
28. Mendamaikan dua pihak yang berseteru
29. Mengiringi Jenazah
30. Menghadiri undangan
31. Mendoakan orang yang bersin
32. Senyum di depan seorang muslim
33. Menunjukkan arah kepada orang yang tersesat di jalan
34. membantu seorang tuna netra dan yang buruk penglihatan
35. Bersedekah dengan seember air
36. Bersedekah dengan seutas tali
37. Bersedekah dengan tali sandal
38. Menghibur orang yang kesepian dan terasing
39. Memberikan tumpangan kepada yang membutuhkannya
40. Menjadi juru bicara bagi yang tidak mampu berbicara

Semoga kita bisa mengamalkannya

01
Feb
10

Di balik sebuah peristiwa

Berita ini sudah agak lampau. Sekedar mengingatkan…
bukan kesedihannya, tetapi menjadi semangat… betapa sebagai anak, sudahkah kita berbakti kepadanya ??
===================================================
Selamat Jalan Khonsaa’, Anak, Guru dan Sahabat Terbaik Mama…

Selasa, 17 Juli 2001, jam 10.10wib engkau hadir di tengah kehidupan kami nak. Sempurnalah rasanya mama menjadi seorang wanita dengan kelahiranmu.

Engkau kami beri nama Khonsaa’ Al Anshoriyah. Khonsaa’ adalah nama seorang sahabat Rosul wanita yg merelakan ke3 anaknya mati syahid di peperangan, hingga akhirnya beliaupun ikut syahid.

Al Anshoriyah, kami pilihkan menjadi nama belakangmu dg harapan engkau termasuk ke dalam golongan orang-orang yg gemar menolong layaknya kaum anshor.
Dari balita, engkau sudah menjadi tempat mamamu curhat, entah engkau paham atau tidak setiap ada kegundahan engkau bantu meringankannya dengan jalan mendengarkan nak. Itulah sebabnya engkau menjadi salah satu Sahabat Terbaik mama. Kau tenangkan mama, kau hapus airmata mama setiap mama menangis krn rindu dg alm opamu. Dengan lembut kau bisikan di telinga mama “jangan sedih ma”..lalu engkaupun memeluk mama.

Sebagai anak pertama, engkau menjadi sekolah sekaligus guru bagi mama. Bagaimana naluri keibuan mama terasah dg keberadaanmu. Engkau mengajarkan pada mama bahwa kesabaran tidak berbatas, walau sebagai manusia sering sabar itu hilang. Engkau ajarkan pada mama, bahwa kasih sayang, kehangatan dan kejujuran akan berakhir dg ketiganya pula. Kau ajarkan bahwa, ibu adalah guru pertama sekaligus terbaik bagi anak-anaknya. Itu sebabnya papamu meminta mama untuk tetap di rumah menemani engkau dan adik-adikmu..

Ketika adik-adikmu lahir, di usia yg masih sangat muda, engkau berubah menjadi sosok kakak yang begitu dewasa, banyak mengalah, walau kami orangtuamu tahu hal itu berat engkau lakukan. Kami sering memberimu tanggung jawab “titip ade-ademu ya mba” setiap mama dan papamu pergi, walau di rumah ada yang lain. Kau tunaikan amanah kami dg memberi laporan singkat jelas dan padat apa yg terjadi saat mereka ditinggal. Apabila ada mainan atau bukumu yg dirusak oleh adikmu, yang kau lakukan hanya menangis dan mengadu pada mama, dengan harapan mama akan memperbaikinya..itu sering kita bersama.

Engkau buat kami bangga dengan keistiqomahanmu untuk mengenakan jilbab di usia 6 tahun, walau engkau hanya seorang diri yg melakukannya di kelasmu. Kau butikan kecerdasanmu dg hasil IQmu yg sangat jauh di atas rata-rata dan prestasimu sebagai juara kelas. Ternyata, kebanggaan ini juga dirasakan oleh eyang mama dan eyang papa, oma dan bude pakde juga om kamu nak. Mama sering tidak segan-segan berkata bahwa “mama banggamu nak”.

Al Anshoriyah, engkau betul-betul anak yg gemar menolong. Terbukti dari cerita guru-gurumu bahwa engkau tidak segan-segan menolong temanmu yg kesulitan dalam belajar, walau resikonya ditegur oleh gurumu. Bahkan suatu waktu, nilaimu dikurangi karena dengan ikhlasnya soal ujian temanmu kau kerjakan dari awal hingga selesai. Ingat nak..betapa marahnya mama ketika tahu kejadian itu, namun di sisi lain mama melihat sikap rela berkorbanmu yg begitu tinggi.

Saat kita pindah, dari Jakarta ke Bandung, engkau terlihat sedih karena harus meninggalkan sahabatmu, namun sekaligus gembira setelah mendengarkan cerita mama bahwa kelak kamu akan mendapat teman-teman baru dg bahasa yg tidak biasa, Bahasa Sunda. Ingat Khonsaa’ ketika tanpa engkau sadari caramu dan adikmu berbicara mulai berubah dan menjadi bahan becandaan sepupumu di jakarta…? Itu membuktikan betapa dirimu mudah bergaul nak. Mama juga bangga padamu ketika seorang walimurid menceritakan bahwa menurut anaknya, kamu adalah “the coolest girl in the class” karena wawasanmu yg luas. Dari masalah gadget, pelajaran, poppin (satu bentuk tarian ), music, buku-buku..begitu banyak yg kau ketahui nak. Engkau memang canggih nak..!

Saat teman-teman seusiamu masih belum kenal dunia komputer dan online, kamu sudah begitu akrab dengan keduanya. Niatmu punya Facebook dan akrab dengan dunia online engkau ceritakan dalam rangka “jangan mau jadi gaptek”. Engkau buat blog pribadi saat usiamu masih 7tahun. Padahal, yg engkau lakukan hanya mengamati papamu yg sedang asyik dengan pekerjaannya. Sering sekali engkau cerita ke mama hasil brosingmu ke beberapa web hanya untuk membedakan “akar tunggal dan akar serabut”. Kau buktikan, bahwa dunia online seharusnya memang digunakan u hal-hal yang bermanfaat..,

Sebagai mama, banyak sekali kesalahan yg mama perbuat padamu nak, bahkan tidak terhitung..Kemarahan yang kadang melampau batas, ketidaksabaran yang sebenarnya masih sangat bisa ditahan. Ketika mama menangis menyesal bila memarahimu dan adikmu, yang kau ucapkan hanya “nggak apa-apa ma”. Ingat nak, ketika mama menyusui adik-adikmu engkau berada di dekat mama sambil engkau bertanya “aku dulu nyusu juga ngga ma”. Seketika itu juga mama tidak mampu menahan tangis, sembari berucap “itu salah satu kebodohan mama nak, maafkan mama krn mama tdk menyusuimu”. Mama ceritakan alasannya bahwa luka yg ada tdk mampu mama tahan. Lagi-lagi engkau menghibur mama dg berucap “nggak papa ma, yang penting sudah usaha”.

Salah satu kesalahan mama terbesar padamu ialah tanggal 13 Desember 2009. Hanya karena keletihan yang sebenarnya masih bisa mama tahan, mama tidak. menemanimu dan adikmu yg pagi itu semangat sekali ingin berenang, dan memang itulah tujuan kita menginap di hotel. Mama lebih milih berada di kamar hotel dan membiarkanmu beserta papa dan kedua adikmu ke kolam renang yg ketika itu memang ramai. Mba Rahmi dan Mba Siti, yang selama ini membantu mama mengurus rumah juga ikut menemani kalian. Padahal engkaupun belum terlalu mahir berenang nak, mama tahu ketakutanmu pada air yang kau coba hilangkan sedikit demi sedikit.

30 menit kemudian papamu kembali ke kamar hotel dan, tidak lama telpon pun berdering memberitahu bahwa engkau tenggelam…!!!

Bagai tersambar petir, mama dan papa langsung menjerit dan lari menuju kolam, namun engkau sudah dibawa ke rumah sakit dalam keadaan tidak sadarkan diri., Sekelebat terlintas rasa marah dan was-was silih berganti..
“Mana pool guard yang seharusnya menjaga kolam renang”..hanya itu kalimat yang mama ucapkan seraya berlari ke arah kolam. Mama seorang guru renang nak, papamu mahir berenang. Mama bahkan sering bercerita padamu kejadian-kejadian saat mama menolong beberapa orang yang hampir tenggelam…

Tapi..
Dimana mama, saat anak mama tenggelam, Mana guru renang yang mahir berenang 4 gaya, dengan murid tak terhitung jumlahnya..??.
Mana guru renang yg berkali-kali menolong orang yang bisa saja nyawanya melayang di kolam renang…??
Mana….??
Allohu akbar..dalam perjalanan menuju rumah sakit di kepala mama yang adahanya rasa sesal..
Inikah teguran atas kesombonganku ya Alloh?”
Sebegitu sombongkah aku hingga Engkau mengujiku seberat ini?
Dan…hari itu Alloh menunjukkan kuasaNya.. Mama menemuimu di ruang UGD ketika engkau telah terbujur kaku nak. Seketika itu dunia terasa gelap, aliran darah seakan terhenti..melihat sesosok tubuh tertutup kain putih…, Ya Alloh..Ya Robbi..Ya Rohman..Ya Rohim, inilah saatnya Engkau ambil titipanmu yg pernah Kau tanamkan dalam rahimku.

Dunia seakan berhenti berputar..rasanya tidak percaya hingga mama liat tanda lahir di lengan kirimu, bekas luka kecil cacar di hidungmu, tahi lalat di telingamu dan sekujur badanmu yg mama hafal bentuknya satu persatu karena kamu anak mama..

Mama segera memeluk jasadmu nak, tanpa berpikir lagi apakah engkau dengar atau tidak, hanya kata maaf yg mampu mama ucapkan di telingamu. Dada ini terasa sesak menahan sebuah beban yg terasa seperti sebuah gunung yang sangat besar.

Sambil memandikan jenazahmu, mama bisikkan di telingamu bahwa, mama buktikan kalau mama kuat menerima kepergianmu. Demi mengharap ridho Alloh Azza Wajalla, mama tahan air mata dan rasa marah yang sebenarnya lebih mudah bila diledakkan saat itu juga.

Demi meyakini akan syahidnya seseorang yang wafat karena tenggelam, mama tahan emosi mama nak..

Demi meyakini, bahwa engkau akan menjadi hijab api neraka bagi orang tuamuyang kotor ini, mama tahan dorongan ingin menjerit sekeras-kerasnya.

Engkau penuhi janjimu nak..
Al Anshoriyah, Engkau gemar menolong saat masih hidup. Dan, engkau tolong kami dengan kepergianmu. Banyak sekali janji mama padamu nak, hadiah sepeda BMX bila engkau juara kelas lagi, jalan-jalan ke dufan dan menaiki semua wahana krn kini engkau sudah tinggi, latihan renang intensif selama liburan nanti…, bermain hujan bertiga adikmu, menyambangi sahabat-sahabat dan guru-gurumu diJakarta..namun, semua itu tinggal janji…
Engkau tunaikan janjimu…tapi pada siapa mama tunaikan janji-janji mama nak..?
Cita-cita kami orang tuamu ingin merawat dan mendidikmu hingga dewasa, digantikan dengan sebuah cita-cita mulia yg tak mampu kami ucapkan, mengharapkan kita semua bisa bertemu maut dengan kesyahidan. Kau tunaikan itu semua nak..

Maafkan mamamu nak, yang tidak berada di dekatmu saat-saat terakhir hidupmu. Walau pedih, mama bersyukur karena telah dipercaya oleh Alloh menerima amanah seorang gadis kecil yang sangat special di mata setiap orang yang mengenalnya.

Janji mama terakhir kalinya padamu anakku, mama akan kuat melepasmu walau berat. Mama akan merawat kedua adikmu, mama akan menjadi ibu yang jauh lebihbaik dari sebelumnya.

Bantu mama agar kuat nak, walau air mata penyesalan, kesedihan, kerinduan ingin memelukmu tak mampu mama bendung.
Rasa sesal tidak menjadi ibu yang sempurna begitu hebatnya mama rasakan hingga saat ini.

Semoga Alloh Sang Ilahi Robbi, memaafkan semua kesalahan mama padamu.
Mama sangat mencintaimu anakku..
Mama sangat merindukanmu..sahabatku..
Mama bangga padamu..guruku..
Mama akan kuat, demi janji mama padamu..syahidahku!
Selasa, 15 Desember 2009
elona melo binti tomela arief
mama bagi Khonsaa’-Zainab-Tholhah

====================================================

ini adalah tulisan dan kisah nyata dari elona melo binti tomela arief. blogger penggagas “koin untuk prita”. Semoga kita bisa mengambil hikmah…

19
Jan
10

soal latihan mid semester genap TIK kelas XII

download soal latihan mid  disini

13
Jan
10

Tugas HTML

Tugas :

Membuat website sederhana lengkap dengan navigasinya.

Kriteria Penilaian :

  • menu navigasi minimal 5
  • terdiri dari berbagai tag-tag HTML (list, paragraf, hyperlink, table, dll)
  • ada gambar, pilihan warna yang menarik
  • jangan sama persis dengan contoh website yang ada, kreativitas adalah yang utama

Tema Kelompok

MM 1 :

  • Kelompok 1 (Blue & Pink) : tema toko sepatu
  • Kelompok 2 (Mariposa) :  tema rental VCD
  • Kelompok 3 (CC-Pooh):  tema toko elektronik
  • Kelompok 4 (Gleleng): tema rumah sakit
  • Kelompok 5 (Sponbob CS): tema furniture
  • Kelompok 6 (Nearsiez Speed) : tema restoran

MM 2 :

  • Kelompok 1 : tema radio
  • Kelompok 2 : tema stasiun TV
  • Kelompok 3 : tema pondok pesantren
  • Kelompok 4 : tema provider telekomunikasi
  • Kelompok 5 : tema rumah makan
  • Kelompok 6 : tema toko roti
  • Kelompok 7 : tema percetakan

MM 3 :

  • Kelompok 1 (Nonambex_Speed): tema wisata jepara
  • Kelompok 2 (Fivers): tema toko bangunan
  • Kelompok 3 (Patrick Chan): tema hotel
  • Kelompok 4 (Buwaa CS): tema pembasmi serangga
  • Kelompok 5 (Ngombong): tema studio video shooting
  • Kelompok 6 (Nekad.tiem) : tema fans persijap

Deadline

5 Februari 2010

Contoh Website

Download contoh website disini. Ekstrak dengan winzip/winrar/7zip. Pelajari tag-tag HTML yang ada.

Daftar Anggota Kelompok

MM 1 :

  1. Kelompok Blue & Pink : Mita Z, Nina L, Nufikha A, Olifvia I, Ummi M.S, Winda F
  2. Kelompok Mariposa : Melistiyani, Yulan Afifah, Zulia Putri, Suci Febriyanti, Yesi Wulandari, Jannatul Ahyatun Nikmah
  3. Kelompok CC-Poeh : A. Nurul Huda, Ilham N, Miftakhur, Taufiq C, Yanuar Tri, Muhtar N
  4. Kelompok Gleleng : Agus Setiawan, A. Sahal M, Roni Cahyadi
  5. Kelompok  Sponbob CS : Edy Hardiyanto R, Nor Rohmad, Afiq Mustofa, M. Riyan Hidayat, Amrullah Nur Huda, M. Ainul Khakim
  6. Kelompok Nearsiez Speed : Arie Widya L, Diva Navitri, Elfa Amita M, Febri Findra P, Lily Irawati, Sholichatun

MM 2 :

  1. Kelompok 1 : Deni B.S , Verik S, A. Kholilul R, M. Sabiqul Faiz, M. Habib Yahya
  2. Kelompok 2 : Alex Candra, Eing Wahyuning, Lutfi Arriza, Nensi Setiyawati, Ryan Saputra, Sulistiono
  3. Kelompok 3 : Eri Anggraheni, Yani Margaretha, Veni Yowanda, Tri Mutha M, Ana Bil
  4. Kelompok 4 : M. Fahrudin, M. Afif, Nanang Supratmanto, Nur Yusaini, Teguh Dwi O, Zakki Alam Z
  5. Kelompok 5 : Nur Azizah H, Kristi Mayansari, Siti Yulaechah, Desi Purwati
  6. Kelompok 6 : Ira A, Lisa R, Noor Salamah, Septi Ika, Silvina Nur R, Yossy MV
  7. Kelompok 7 : Ayu Farida Astari, Fila Lis MM, Rindang Alfi N, Zulistiyani, Bastomi Adi, Yoggy Adhimas M

MM 3 :

  1. Kelompok Nonambex_speed : Jamilatul Maesaroh, Lutfi Ahadiyah, M. Noor Khoir, Nurmaliya, Setyani Widiastuti, Nur M. Firmansyah
  2. Kelompok Fivers : Alik Kusniantio,  Eka Ayu Rahmawati, Febrian Hidayat, Setyoko Purnomo, Dadang Eka Prayoga, Ulansari Diah Prasesti
  3. Kelompok Patrick Chan : Yudha Ainur R, Nur Rohman S, M. Farid, Rischa Rahmawati, Miftakhul Izzah, Yayuk Fitri
  4. Kelompok Buwaa CS : Bangun Serli Juandi, Anis Fitriyani, Acik Paramitha, Cici Amelia, Ulul Awwaludin, Solikhatun Nafiah, Wahyu
  5. Kelompok Ngombong ; Kasanin, Haji Ahmad Ashari, Muhsin Albar, Doni, Agus, M. Abdullah S.
  6. Kelompok Nekad.tiem : Fariska, Hanik Andrika, Lailatul Umayyah, Siska Diah Fatmawati, Zainatun Umroh, Nila Badriyah

Siswa yang belum mendapat kelompok, harap segera lapor.

Bacaan Lebih Lanjut :

http://www.ilmukomputer.org

http://www.w3schools.com/

Pertanyaan

Pertanyaan, komentar, keluhan  dengan mengisi kotak komentar dibawah.

01
Jan
10

Start the Beginning in 2010

It was a great pleasure to end up 2009 with old friends in high school. Yup, it has been passed 5 years since we together when we used to young.

sitting under rambutan trees

to serious to talk with - sitting under rambutan trees

finally to have smile in every face. L to R : Eko Pambudi, Komarudin Hartono, Roistiawan, Septi Kartika, Melistiyani, Etik Kadarwati, me, Riza Iftiyani

Wishes in 2010, hope to every whishes to be accomplish. To find your mate? Who knows….

04
Dec
09

Billing Zyen Net

Kami menggunakan BeOS, program billing berbasis web. Bagi anda yang ingin mengetahui durasi pemakaian, silakan klik ikon Bililng di Desktop. Atau jika tidak tersedia, anda bisa mengetik pada browser alamat berikut: http://192.168.1.15/billing/client.php

04
Dec
09

Safely Remove USB Flash Disk pada Zencafe

Ketika anda memasukkan flash disk pada port yang ada, maka secara otomatis linux akan mengenali dan membuat ikon di desktop sesuai dengan nama USB device yang anda miliki. Selanjutnya jendela baru akan muncul.

Jika anda telah selesai menggunakan perangkat flash Disk, maka untuk men-”Safely Remove” seperti pada aplikasi Wind*ws, maka anda cukup klik kanan pada nama device USB di desktop kemudian pilih “Unmount”. Flash disk bisa dicabut dengan aman.

04
Dec
09

Tutorial Instalasi dan Setting Pidgin Internet Messenger

pidgin, tutorial-pidgin, setting-pidgin, instalasi-pidginTutorial Pidgin ini saya buat untuk menjawab beberapa pengguna YM yang ingin menggunakan beberapa protokol messenger sekaligus. Pidgin adalah merupakan salah satu program multiprotokol terbaik yang beredar saat ini. Pidgin dapat digunakan untuk semua account IM yang kita miliki semisal Yahoo Messenger, MSN, Gtalk, ICQ, Facebook dan lain lain, sekaligus. Instalasi pidgin di OS linux terutama yang berbasis GNOME biasanya sudah secara default tersedia. Untuk pengguna desktop KDE atau OS lainnya seperti winsucks, anda bisa unduh di http://pidgin.im. Konfigurasi atau Setting Pidgin untuk semua platform relatif sama. jadi Tutorial Pidgin ini bisa dipake pada mesin apa saja.

Silahkan buka aplikasi pidgin. Selanjutnya anda nampak pop up window untuk menambahkan sebuah akun seperti dibawah ini.

 Tutorial Instalasi dan Setting Pidgin Internet Messenger

Untuk menambahkan sebuah account, Anda tinggal mengklik add, dan mengisi informasi yang diperlukan, antara lain:

  1. Protocol, pilih penyedia layanan IM yang Anda gunakan.
  2. Screen Name, isi dengan user name untuk account IM Anda.
  3. Password, isi dengan password untuk account IM Anda.
  4. Remember password, biarkan kosong jika anda menggunakan public Computer atau centang bila menggunakan komputer pribadi
  5. Local alias, isi dengan nama yang muncul ketika melakukan IM. Kosongkan saja bila Anda ingin nama yang muncul adalah user name Anda.
  6. New Mail Notofications, centang jika anda ingin diberi notifikasi untuk email baru yang masuk ke account anda
  7. Use this buddy …., isi dengan gambar/foto jika anda angin gambar/foto anda tampil di halaman buddy list dan jendela chat.

Setelah informasi telah sesuai dengan yang Anda inginkan, klik Save, kemudian pastikan account Anda di window Accounts telah tercentang. Jika sudah, account pertama Anda telah aktif.

 Tutorial Instalasi dan Setting Pidgin Internet Messenger

Untuk menambahkan account-account dari protocol messenger lainnya, cukup ulangi langkah-langkah penambahan account di atas. Selanjutnya anda bisa memulai chatting dengan mengklik salah satu buddy pada buddy list anda.

buddy list Tutorial Instalasi dan Setting Pidgin Internet Messenger

Untuk saat ini Pidgin IM sudah dapat digunakan untuk protokol facebook. Kita tidak perlu membuka browser dan login di Facebook.com untuk bisa chatting dengan teman2 yg ada di friendlist facebook kita. Pembahasan tentang ini akan saya lanjutkan pada tutorial pidgin selanjutnya.

Sumber : http://www.arielz.net/opensource/tutorial-pidgin-internet-messenger

30
Nov
09

Merelakan….

Merelakan tidak berarti melupakan, tidak memikirkan, atau tidak mengacuhkan
Ia tidak meninggalkan perasaan marah, cemburu, ataupun sesal
Merelakan tidak bearti menang dan tidak pula kalah
Ini bukan tentang harga diri dan bukan juga tentang kesan yang ditimbulkan
Dan ia tidak terobsesi ataupun tenggelam dalam masa lalu

Merelakan bukan berarti membendung kenangan atau memikirkan hal hal sedih
Ia tidak meninggalkan kekosongan, sakit hati, atau kesedihan
Ia tidak berarti menyerah atau mundur pasrah
Merelakan tidak sama dengan kehilangan, dan jelas bukan kekalahan
Merelakan berarti bisa menyimpan kenangan
Tapi juga bisa mengatasinya dan melanjutkan kehidupan
Berpkiran terbuka dan yakin akan masa depan

Merelakan berarti menerima
Belajar, menarik pengalaman, dan terus bertumbuh
Merelakan berarti bersyukur atas segala pengalaman yang membuatmu tertawa, menangis, dan berkembang
Ia berkaitan dengan segala yang kaumiliki saat ini, diamasa lalu, dan yang akan segera kaumiliki lagi kelak

Merelakan bearti mempunyai keberanian untuk menerima perubahan dan kekuatan untuk terus berjalan
Merelakan berarti menuju kedewasaan
Menyadari bahwa kadang kala hati ini bisa menjadi obat yang paling ampuh
Merelakan bearti membuka pintu, membersihkan jalan, dan membebaskan diri sendiri